My Quote

Love Allah, Myself, My Family, My Friend, and My life ;)

Monday, June 15, 2015

Movie Review : [ Insidious : Chapter 3 ]

FinallyWeekend ini gw berhasil nonton Insidious : chapter 3 bareng sama mbak ditta. Sebenernya gw bukan pecinta film horor, malah cenderung penakut. Tapi karena sudah terlanjur nonton yang chapter  1 dan chapter 2 akhirnya gw pun memutuskan untuk nonton film ini. So, This is my review :


Cast  :
·         Lin Shaye as Elise Rainier
·         Dermot Mulroney as Sean Brenner
·         Stefanie Scott as Quinn Brenner
·         Angus Sampson as Tucker
·         Leigh Whannell as Specs
·         Ele Keats as Lillith Brenner

Cerita Insidious kali ini merupakan Prekuel dari Insidious chapter 1 dan 2, dengan latar belakang beberapa tahun sebelum terjadinya tragedi keluarga Lambert. Menceritakan seorang gadis SMA bernama Quinn Brenner yang menghampiri Elise (Paranormal di Insidious chapter 1 dan 2) karena merasa sering didatangi oleh arwah ibunya yang sudah meninggal 1,5 tahun sebelumnya akibat kanker. Quinn meminta bantuan Elise agar dapat berkomunikasi dengan ibunya tersebut, namun Elise menolak dengan alasan telah pensiun dari pekerjaannya sebagai paranormal sepeninggal suaminya Jack yang bunuh diri karena depresi. Tetapi karena kasihan, Elise mencoba membantu Quinn namun menyerah karena ketakutan (Hal ini dikarenakan saat Jack meninggal, Elise mencoba ke "Black World" dan malah dikejar oleh si "Bride in Black" yang masih dendam masalah kasus Lambert dan ingin membunuh Elise). Elise hanya berpesan agar Quinn tidak memanggil Ibunya lagi karena selama ini yang mencoba berkomunikasi dengannya bukan Ibunya melainkan "sesuatu yang lain". "saat kamu memanggil seseorang yang sudah meninggal, maka yang lainnya juga bisa mendengar panggilanmu".
Setelah itu Quinn pulang, dan mulai semakin sering diganggu oleh arwah "Ibunya" itu. Sampai akhirnya Quinn melihat sesosok pria botak berpakaian operasi yang melambai padanya sebelum dia audisi dan setelah dia audisi yang menyebabkan Quinn ditabrak mobil hingga kakinya patah dan sempat koma. (saat koma inilah si makhluk "The Demon Who Can't Breathe" ini mencuri setengah jiwa Quinn). Sepulang dari rumah sakit inilah “godaan” dari makhluk itu semakin parah bahkan cenderung ingin membunuh, dari mengetok tembok kamar Quinn, melempar Quinn dari tempat tidur, membawa Quinn ke ruang apartemen diatasnya, hingga ingin melempar Quinn dari jendela. Tapi dari semua perencanaan pembunuhan dari makhluk bermasker itu, ada 1 scene yang menurut gw paling epic dan sulit dilupakan. Jadi pas Quinn lagi Webcam-an sama sahabatnya, tiba-tiba temennya bilang disebelahnya Quinn ada adeknya (padahal Quinn sendirian). Pas Quinn ketakutan, hantunya muncul trus ngilang dibawah tempat tidur. Quinn lalu ngeliat kebawah tempat tidur (kepo sih :D ) dan dilempar sama hantunya sampe jatuh ke lantai dan lehernya patah. Saat Quinn udah pasrah, (yaiyalah udah kaki patah dua2nya, dilempar sampai leher patah mau gimana coba?) itu hantu lansung jalan santai ke jendela nutup hordeng, trus matiin lampu, trus nutup pintu kamar Quinn. (Semuanya dilakuin dengan santai dan asli itu bikin penonton satu studio heboh antara takut sama merinding hahhaa) untung Ayah Quinn dateng disaat yang tepat.
Ayah Quinn yang tadinya nggak percaya hantu akhirnya mencari bantuan setelah melihat rentetan kejadian yang menimpa Quinn. Namun karena Elise menolak membantu, Ayah dan adik Quinn akhirnya memina bantuan duo Tucker dan Specs. Namun disaat mereka kewalahan menghadapi hantu bermasker itu, Elise akhirnya datang untuk membantu. (Jadi disinilah awal perkenalan antara Elise dengan duo asistennya itu). Selanjutnya, ya bisa ditebak akhirnya Elise menjemput Quinn di “Black World” dan mereka-pun selamat. (setelah adegan berantem dan bertemu beberapa sosok hantu yang lumayan unik).
Secara keseluruhan, menurut gw cerita insidious chapter 3 ini nggak special, tapi gimik dan detail scene didalemnya itu jauh lebih menarik dari Insidious chapter 2 yang menurut gw cuma lanjutan karena kalo ditamatin di chapter 1 durasinya kepanjangan. (menurut gw pribadi tapi hahaha). Walau nggak bisa dipungkiri, banyak adegan yang cenderung agak lebay menuju ending, khas film horor kebanyakan. So, i’ll give 6.5 out of 10 for this movie. Cukup menarik dan menghibur tapi dengan cerita standard dan beberapa menit scene yang cenderung membuat mata kita beralih ke Handphone daripada ke layar.
Sekian review dari gw, buat yang penasaran bisa langsung ditonton di bioskop terdekat siapa tau masih ada ;)



-Q's Mind-

Wednesday, April 8, 2015

My Very First Diet Mayo Experience


Mungkin trend ber”Diet Mayo” bukan hal yang baru, tapi jujur aja gw baru tau soal diet mayo ini setahun belakangan ini. Itu pun gw tau dari salah satu client WO gw yang cerita dia lagi Diet Mayo, tapi gw gak terlalu nyoba cari tahu.
Tapi tiba-tiba pas lagi ada event Wedding di Binakarna 1 Maret 2015 kemarin, gw mendapati salah satu anggota tim gw baru saja menyelesaikan diet mayo-nya dan berhasil turun 5 Kg dalam 13 hari. Amazing banget kan? Langsung deh radar kepo gw kumat, dan akhirnya gw pun tanya-tanya sama dia dan beberapa temen yang pernah diet mayo. Katanya dalam 13 hari berat badan bisa turun 7-9 Kg. gw Tanya resepnya apa, ternyata mereka pesen dari Catering ( kebetulan Catering untuk yang Diet Mayo dan Balance Diet lagi hits banget sekarang ). Tapi ternyata, catering itu mahal cyin, catering termurah yang gw temuin itu ngasih harga 1,3 juta belum termasuk ongkir. ( padahal untuk Lunch dan Dinner aja :(  )
Gw cerita ke temen kantor gw, ternyata ada 2 orang yang tertarik untuk ber-Mayo juga dan nyemangatin gw supaya masak sendiri. ( padahal 2 orang itu gak gendut kayak gw hahhaa). Akhirnya gw putuskanlah untuk berdiet mayo dengan hasil masakan sendiri, selain karena gw suka masak, ya supaya lebih murah.hahhaa
Hal pertama yang gw lakuin adalah browsing komposisi menu diet mayo. Akhirnya gw dapet 2 menu yang berbeda. Yang 1 non Carbo dan yang 1 tetep ada carbo walau kentang. ( FYI, diet mayo ini bukan dari Mayo Clinic lho guys. Gw juga gak tau asalnya dari mana xD)

Non Carbo Menu
Low Carbo Menu



      Dengan bermodalkan 2 menu diatas, dan ngulik menu2 yang ada di instagram, dimulailah diet mayo gw bersama Rina dan Mas Lete. Dan inilah menu gw selama diet mayo :

A.    Hari 1
Lunch : omellet kangkung-Zukini, baked baby potato, tomat cherry, bayam rebus, jambu crystal
Dinner : Chicken Salad  

Day 1 ( Lunch - Dinner )
          B.    Hari 2
Lunch : Baked Potato with Beef – Tomat - melon
Dinner : Siomay ayam udang – pisang – fruit salad with yoghurt dressing
Harusnya pisangnya 1, dan siomaynya 5. namun karena lapar dan dijailin temen jadi begini hihihi

C.    Hari 3
Lunch : Jamur Frittata,Wortel-Jagung-brokoli rebus, Home made tomato salsa
Dinner :Ayam panggang bumbu rujak, Home made sambal matah, buah
sambal matah dan tomato salsa gw buat sendiri lho :)

D.    Hari 4
Lunch : Jamur Fritatta, Tomato Salsa, Big bowl mix salad
Dinner :Semangka Kuning, Ultra low-fat chocolate.

banyak yah? xD
gak kenyang :(





Hari keempat ini lumayan berat cobaannya, karena hari sabtu dan kebetulan gw janjian sama temen2 kampus buat karaoke. Selama karaoke, pas yang lain mesen macem2, gw pun mengalihkan perhatian dengan makan semangka dan minum susu. Tapi sayangnya pas agak malem karena lanjut ngobrol, gw mesen café latte :’(


E.    Hari 5
Lunch :Ayam balado, Mix lettuce, buah naga
Dinner : beef burger , jagung - wortel rebus

 
Hari ini juga lumayan berat, karena merasa bersalah mesen americano di sore hari pas meeting sama client WO. Jagung rebus dan jagungnya gak gw makan :(


F.    Hari 6
Lunch :Grilled Salmon, mix lettuce, baby potato, strawberry
Dinner : telor ceplok 2, choco jelly with yoghurt vla ( lupa foto xD )

enak bangeeeeeeet

G.    Hari 7
Lunch :spaghetti bolognaise and veggie salad
Dinner : harusnya banana cake, tapi karena malah jadi puding pisang karena salah masukin jumlah pisang dan kemanisan, jadi makan pisang sama buah2an hahhaha. tapi anehnya laku keras itu banana cake gagal. mungkin karena dikantor? hihihihi

banana cake gagal :(
ini juara bangeeeet















akhirnya makan malemnya ini :(

H.    Hari 8
Lunch :bacem tempe-tahu, sayur bening bayam-jagung (lupa foto)
Dinner : Beef salad, jelly with yoghurt

 Di hari ini, Rina dan Mas Lete akhirnya gugur dalam perjuangan. Kalo rina karena gak kuat, since dia lagi promil jadi laperan hehhe tapi tetep menu balancing. kalo mas lete, gara2 hari ini ada acara makan2. hahhaaha. Akhirnya cuma tersisa gw sendiri, walaupun harus ngeMC tetap setia sama bekal. hebat kan? hahhaa


I.    Hari 9
Lunch :Tomyam ala icha dan Jelly
Dinner : Mushroom Frittata dan rebusan sayuran

Tomyam ayam-udang-tofu ala icha
yummy mushroom frittata



Siapa sangka ternyata dihari ke-9 adalah hari terakhir gw diet mayo? hiks. gara-gara kesiangan bangun di hari jumat long weekend, padahal janji meeting sama client WO, alhasil gw makan di restoran :'(. dan resmi gagal lah diet mayo gw di hari ke-10 *sedih tapi terharu

Review gw soal diet mayo :

- Berat badan gw alhamdulillah berhasil turun 4 kilo dan stabil setelah melewati 1 minggu lebih ( mungkin karena gw tetep nyoba balance diet hehhee)
- Selama diet mayo ini, loe harus banyak minum air putih dan siap2 agak lemot dan cepet ngantuk ( since gw dasarnya udah rada2, makin lah gw dikerjain senior gw xD )
- Kalo untuk yang ngurusin badan aja, kayaknya saran gw mending Balance diet deh. Diet yang sesuai sama mayo-clinic. lebih cocok untuk dijadiin gaya hidup soalnya. Kecuali loe butuh kurus cepet misalnya mau nikah atau perform sih boleh,hehhehe
- Berkahnya dari diet mayo ini adalah, selain mengeluarkan biaya yang hanya setengah dari biaya kalo gw catering, dikantor banyak yang mesen salad dari gw, dari mix salad, fruit salad, chicken salad, sampe beef salad,hahhaha senang rasanya hhihihi.

So, siapa yang mau coba diet mayo? semangat yaaaah. Dan gw sangat salut dengan yang berhasil menjalankannya selama 13 hari. Sungguh hebat. hehehe

Happy Dieting all. have a better life with healthy food :)



 -Q's Mind-